Salim, yang tinggal di Jogja keluar untuk lari pagi di sekitar perumahannya. Ketika ia melewati perempatan jalan, ia melihat seorang pelacur wanita yang cantik. Wanita ini memanggil Salim sambil berteriak: “Lima ratus ribu!” Salim tergoda, tapi harganya terasa sedikit mahal. Jadi dia membalas berteriak: “Lima puluh ribu!” Perempuan itu kecewa

“Kenapa kamu mencuri tape mobil?” tanya polisi kepada Salim, ketika dia diperiksa di kantor polisi. “Saya terpaksa melakukannya, Pak,” jawab Salim. “Terpaksa bagaimana?” tanya Pak polisi. “Dari pagi saya ada perlu ke kantor polisi, tapi tidak ketemu, lalu saya tanya ke teman, ee ee.. dia jg ga tau dimana kantor

Salim datang ke kantor dengan dua mata lebam. Sontak teman-temannya bertanya apa yang terjadi dengan dirinya. “Ceritanya begini.. Saya kemarin antri di belakang wanita tinggi besar. Saya lihat rok wanita itu terjepit diantara belahan pantatnya. Lalu saya tarik agar terlihat rapi. Eee.. dia malah berbalik arah dan meninju mata kiri

Pada suatu hari Si Salim disuruh emaknya mengambil mangga di kebun. Sedang asik-asiknya Si Salim mengambil mangga, tiba-tiba di bawah dia melihat sepasang remaja sedang melakukan hubungan seks. Berdirilah bulu roma Si Salim. Entah kenapa dia tetap bertahan di atas pohon sambil menahan lututnya yang mulai gemetar. Selang 10 menit didengarnya

Si Salim naik busway dan duduk disebelah ibu muda cantik dan sexy. Kebetulan ibu muda itu baru mulai hendak menyusui bayinya. Ketika si ibu muda hendak menyusui, si bayi menolaknya. Si ibu muda berkata : “Ayo sayang diminum, entar mama kasih sama om yang disebelah loh..” Sepuluh menit kemudian bayi

Ada dua orang sahabat, Salim dan Jono, bekerja pada sebuah perusahaan besar. Suatu saat mereka berdua ada tugas training ke Jakarta selama 1 bulan penuh. Karena jauh dari istri, pada hari ke-15 mereka tidak tahan untuk melampiaskan nafsu mereka. Akhirnya Salim mengajak Jono ketempat lokalisasi. Setibanya disana, cewek yang ada

Salim pergi ke balai lelang. Dia memperhatikan burung beo yang sedang dilelang. Salim memutuskan untuk menawarnya dan Salim memulai dengan 500 ribu. Pejabat Lelang: “500 ribu” Suara: “Satu juta..” Salim: “Dua juta!” Suara: “Tiga juta!” Salim: “Empat juta!” Suara: “Enam juta” Salim: “Tujuh juta!” Pejabat Lelang: “Tujuh juta satu kali…