Ada orang kaya yang selama hidupnya terkenal sangat pelit dan suka memeras sesama temannya. Sepuluh tahun sebelum meninggal dia berubah total menjadi orang baik dan sangat dermawan. Lebih dari seratus milyar uangnya disumbangkan untuk pembangunan mesjid, gereja panti asuhan, pokoknya hidupnya berubah 360 derajat. Pada waktu meninggal tetap aja dia harus masuk neraka karena kejahatannya tapi oleh malaikat dia diberi dispensasi. Digambarkan neraka ibarat kamar-kamar yang berderet-deret dan tiap kamar berisi siksaan yang berbeda tergantung dari dosa manusianya. Nah, karena si kaya itu juga punya kebaikan maka dia disuruh memilih kamar mana yang sekiranya terbaik menurutnya. Akhirnya pilihannya jatuh pada kamar nomor 315 dimana disitu digambarkan manusia cuma direndam air tinja sebatas dada saja. Setelah tanda tangan sebagai persetujuan + cap jempol maka masuklah si kaya ke kolam tersebut.
Si kaya mulai berendam dan tersenyum, “kalau siksaan gini aja kagak apa-apa, paling2 nahan bau aja dan masih bisa ngobrol sama orang laen.”
Lima menit kemudian terdengar suara malaikat dari mikrofon “Waktu istirahat telah selesai, silakan menyelam kembali…”
Setelah berolah raga scuba diving bersama, seorang suami kehilangan pasangannya dan melaporkan ke pihak polisi pantai. Polisi yang mengusutnya ternyata baru berhasil menemukan istri bapak tersebut setelah lebih dari 24 jam tenggelam.
Polisi : “Kami berhasil menemukan istri bapak dan membawa kabar buruk dan baik mengenai istri Bapak.”
Suami : “Tolong sebutkan kabar buruknya saja terlebih dahulu!”
Polisi : “Istri Bapak ternyata hanyut dan terbawa arus sampai di dasar laut yang cukup dalam dan baru bisa diangkat besok.”
Suami: “Kabar baiknya?”
Polisi: “Anggota kami menemukan beberapa lobster berukuran besar dan beberapa kepiting besar di atas tubuh istri Bapak.”
Seorang wanita duduk di bus sambil makan kacang. Agar kelihatan sopan, ia menawari wanita yang duduk disebelahnya.
“Tidak, terima kasih.” kata wanita yang ditawari.
“Kacang bisa menggemukkan,” katanya lagi.
“Kenapa begitu?” kata wanita yang makan kacang.
“Lihat aja gajah…”