GUDANG HUMOR

Cerita Lucu | Foto dan Gambar Lucu | SMS Lucu | Video Lucu | Teka-Teki




70 juta perbulan itu mudah Panduan 28 Hari Menguasai SEO -->

Di sebuah pasar terlihat seorang pedagang kaki lima sedang berteriak-teriak menjajakan dagangannnya.
“Beli satu dapat dua! Beli satu dapat dua!” teriak seorang pedagang kaki lima.
“Apa barangnya?” tanya seseorang yang lewat.
“Sepatu.”

Pada sebuah acara konferensi penjualan kelas dunia, seorang wanita berprestasi sebagai Top Sales diwawancarai oleh wartawan mengenai kiat suksesnya.
“Apa kiat sukses Anda?” tanya wartawan.
“Saya mengikuti petunjuk suami,” jawabnya.
“Bisa lebih spesifik dijelaskan, petunjuk suami Anda seperti apa?” tanya wartawan lagi.
“OK. Setiap pagi hari ketika bangun tidur, kusingkapkan sarung suamiku. Jika hari itu anunya menunjuk ke utara, maka hari itu aku prospek menuju utara. Kalau menunjuk ke timur, maka aku prospek menuju timur” jawabnya.
“Bagaimana kalau ‘anu‘ suami Anda menunjuk ke atas?” tanya wartawan lagi.
“ya berarti hari itu saya tidak melakukan prospek…….” jawabnya.

Seorang salesman alat penghisap debu menuju ke sebuah rumah. Diketuknya pintu depan. Sebelum sempat nyonya rumah itu berkata sepatah katapun, ia menghamburkan segala macam kotoran ke karpet ruang tamu.
“Nyonya,” katanya, “saya yakin akan kemampuan mesin ini. Karpet ini akan bersih kembali dalam sekejap. Jika nanti masih ada kotoran yang tertinggal, saya bersedia memakannya.”
“Kalau begitu,” kata nyonya itu,”mulailah makan. kami belum punya listrik.”

Seorang salesman alat penghisap debu menuju ke sebuah rumah. Diketuknya pintu depan. Sebelum sempat nyonya rumah itu berkata sepatah katapun, ia menghamburkan segala macam kotoran ke karpet ruang tamu.
“Nyonya,” katanya, “saya yakin akan kemampuan mesin ini. Karpet ini akan bersih kembali dalam sekejap. Jika nanti masih ada kotoran yang tertinggal, saya bersedia memakannya.” “Kalau begitu,” kata nyonya itu,”mulailah
makan. kami belum punya listrik.”

Seorang sales sedang mencoba membujuk seorang petani untuk membeli sebuah sepeda. Si petani menolak untuk membeli sebuah sepeda, tapi ternyata si sales tampaknya tidak mudah menyerah.
“Hei … daripada membeli sepeda, lebih baik aku habiskan uangku untuk pelihara sapi,” kata si petani.
“Ah,” jawab si sales, “tapi coba pikir deh … Anda akan sangat terlihat bodoh jika Anda bepergian dengan mengendarai seekor sapi.”
“Huhh!!” hardik si petani. “Apakah tidak lebih bodoh jika orang melihatku memerah sebuah sepeda!”