GUDANG HUMOR

Cerita Lucu | Foto dan Gambar Lucu | SMS Lucu | Video Lucu | Teka-Teki


Pada suatu hari ada seseorang bernama Tukul Arwana, di hari minggu dia merasa sangat bosan.

Tukul Arwana: “duh….Bosan bgt gw di rumah…mana bau apek lagi,mending gw k warnet aja lah..”
Sesampainya di warnet dekat rumahnya…
Tukul Arwana:”wah,masih buka nih jam 3 pagi begini…”
Tukul Arwana:”mas,warnet nya msh buka?”
Penjaga warnet:”Iya mas,Warnet ini buka 24 jam Non Stop”
Tukul Arwana:”Oooh…gak ngantuk apa mas?”
Penjaga warnet:”Gak mas…Kita jaganya kan bergantian,shift-shiftan gitu…”
Tiba-tiba Tukul Arwana tampak bingung sambil melihat pintu warnet tersebut….
Penjaga warnet:”Kenapa mas?Ada yang mau ditanyain lagi?”
Tukul Arwana:”iya nih mas…Ada satu yang masih ngebuat saya bingung…”
Penjaga warnet:”Apa tuh mas?”
Tukul Arwana:”Warnet ini kan buka 24 jam,kenapa pintunya ada lubang kuncinya ya?”

Seorang sales sedang mencoba membujuk seorang petani untuk membeli sebuah sepeda. Si petani menolak untuk membeli sebuah sepeda, tapi ternyata si sales tampaknya tidak mudah menyerah.
“Hei … daripada membeli sepeda, lebih baik aku habiskan uangku untuk pelihara sapi,” kata si petani.
“Ah,” jawab si sales, “tapi coba pikir deh … Anda akan sangat terlihat bodoh jika Anda bepergian dengan mengendarai seekor sapi.”
“Huhh!!” hardik si petani. “Apakah tidak lebih bodoh jika orang melihatku memerah sebuah sepeda!”

Yuni masuk ke sebuah perpustakaan dan berdiri di depan seorang pegawai perpustakaan tersebut sambil berkata, “Saya mau komplain!”

“Ada apa, Nona?” sang petugas perpustakaan balik bertanya.

“Minggu lalu aku meminjam sebuah buku dari perpustakaan ini, dan buku tersebut sangat tidak bermutu!” jelas Yuni.

“Memangnya kenapa, Nona?”

“Hurufnya kecil-kecil, tidak ada spasi, tidak ada paragrafnya, semuanya hanya huruf-huruf, tidak ada gambar menarik, dan yang paling menyedihkan, buku itu sama sekali tidak menceritakan apapun padahal ada banyak nama orang di dalamnya!”

Petugas perpustakaan itu langsung terbelalak dan berkata, “Aha …. Jadi Andalah orang yang membawa buku telepon kami yang hilang minggu lalu!”