Seorang guru baru tengah mengabsen murid-muridnya.
Sang guru tertarik dengan sebuah nama, dan memanggil murid dengan nama tersebut.
Guru : “Smary Saklitinov, coba kemari”
Murid : “Iya Bu”.
Guru : “Sini kamu Nak, kamu keturunan yugoslavia ya?”
Murid : “Bukan Bu.”
Guru : “Lalu kenapa nama kamu Smary Saklitinov?”
Murid : “O, Smary itu singkatan dari nama Bapak saya S(urtono) dan Ibu saya Mary(anti).”
Guru : “Mmmm.. kalau Saklitinov?”
Murid : “Sabtu kliwon tiga november”
Ucok termasuk anak yang bandel. hampir setiap malam si-bapak selalu mengecek dengan memanggil namanya. soalnya si-ucok ini suka bangun telat … sehingga sering terlambat masuk sekolah.
suatu hari si-ucok nggak bisa tidur sampai pagi … dan seperti biasanya bapaknya ngecek dengan meanggil ” cok … ucok kamu sudah tidur … apa belon …” karena takut bapaknya marah, maka ucok diam saja. keesokkan harinya bener dia terlambat … pelajaran SD kelas 1 pagi itu adalah bahasa indonesia … bu guru bertanya kepada murid-muridnya : “hayo sebutkan
benda apa yang bisa di-emut”
teman ucok si-agus menjawab : “permen bukkk …”
bu guru : “bagus … apa lagi”
teman ucok si-ani menjawab : “es lilin bukkk ..”
bu guru : “betul ani … coba kamu ucok
(sebab dilihat ucok mengantuk)”
ucok : “(dengan mantap) … SARUNG BUKKKK …”
bu guru : “lho kok sarung ucok ….???????”
ucok : “(dengan terkantuk-kantuk) … soalnya semalem ibu ucok bilang ke bapak … Pak cepet tuh .. sarungnya dilepas … biar ibu emut ….”
Korshcak buru-buru menelepon dokter anak. “Dokter, dokter! Anak saya, Joseph, baru saja menelan selusin aspirin. Apa yang harus saya lakukan?”
“Anda yakin semuanya itu aspirin?”
“Yakin, dok. Saya melihatnya sendiri.”
“Jumlahnya yakin selusin?”
“Pasti, dok. Pasti, dok.”
“Tenanglah Tuan Korshack. Apakah Joseph menagis?”
“Tidak, dok.”
“Apakah dia tidur?”
“Tidak, dok.”
“Apakah kulitnya pucat?”
“Tidak, dok.”
“Apakah dia muntah?”
“Tidak, dok. Tapi saya kuatir sekali. Yang ditelannya itu aspirin, dok. Ya, aspirin, dok. Apa yang harus saya lakukan?”
“Begini saja Tuan Korshack,” ujar sang dokter “Usahakanlah membuat kepalanya pusing dua belas kali.”

ini adalah jawaban ujian dari salah satu anak SD. ya ini akibatnya kl ortu pada repot kerja dan anak seharian ‘disayang’ pembantu.

(9 votes, average: 4.22 out of 5)
(4 votes, average: 4.25 out of 5)